Aksesoris Princes Syahrini Datang ke Bareskrim Polri: Topi Jutaan, Jam Tangan Seharga Rp 10 Miliar | Batam Uri.co.id

Batam Uri.co.id

Menu

Aksesoris Princes Syahrini Datang ke Bareskrim Polri: Topi Jutaan, Jam Tangan Seharga Rp 10 Miliar

Aksesoris Princes Syahrini Datang ke Bareskrim Polri: Topi Jutaan, Jam Tangan Seharga Rp 10 Miliar
Foto Aksesoris Princes Syahrini Datang ke Bareskrim Polri: Topi Jutaan, Jam Tangan Seharga Rp 10 Miliar

BATAM.URI.co.id, JAKARTA  – Penyanyi Syahrini (35) adalah artis yang terkenal paling glamor di Indonesia.

Berbagai kegiatan mewahnya kerap muncul, seperti kerap berkeliling Eropa, naik jet pribadi, serta sejumlah barang-barang mewah yang sering dipamerkan.

Karenanya, tidak heran jika Syharini menjuluki dirinya sendiri sebagai Princess Syahrini atau ia sering menyebutnya Inces.

Kemarin, Inces memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri, guna dimintai keterangannya terkait kasus penipuan biro perjalanan umrah First Travel.

Baca: Syahrini Sebut Hal Ini yang Membuat Dia Dikait-kaitkan dengan Anniesa Hasibuan

Baca: Syahrini Umrah Tidak Gratis. Bayar Tarif Reguler, Tapi Dapat Pelayanan VIP dari First Travel

Syahrini tiba di Bareskrim Mabes Polri di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017) sekitar pukul 11.45 WIB menggunakan mobil Alpard putih, yang dikawal satu pemuda berbadan tegap dan manajernya, Rani.

 “Nanti yah, kita ngobrol,” kata Syahrini yang sambil berjalan menuju ruang penyidik Mabes Polri.

Seperti dilansir Warta Kota, Syahrini menggunakan pakaian berwarna putih, topi bermerek Gucci berwarna putih, serta jam tangan merek Rolex Oyster Cosmograph Paul NewMan 6263.

Begitu juga kacamata yang harganya diperkirakan jutaan rupiah.

Berdasarkan penelusuran Warta Kota melalui situs ini, harga topi Syahrini seharga 144 USD atau Rp 5 juta.

Kemudian, Syahrini juga menggunakan jam tangan Rolex yang digadang-gadang harganya mencapai Rp 10 miliar.

Diberitakan sebelumnya, Syahrini dikabarkan memiliki keterkaitan dalam kasus penipuan biro perjalanan umroh First Travel.

Dirinya pernah mendapatkan endorsemen untuk berangkat umroh bersama keluarganya.

Polisi menetapkan Andika dan Anniesa Hasibuan yang menjabat sebagai direktur utama dan direktur PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel sebagai tersangka.

Pasangan suami istri ini tangkap pada Kamis 9 Agustus 2017 lalu setelah polisi mendapat laporan agen dan calon jemaah adanya dugaan penipuan.

Syahrini memamerkan kamar mewahnya saat umrah

Syahrini memamerkan kamar mewahnya saat umrah (IG Story)

Setelah melalui penyelidikan, polisi juga menetapkan satu tersangka baru atas kasus dugaan penipuan oleh First Travel.

Tersangka yakni Kiki Hasibuan yang merupakan Komisaris dan Manager Keuangan dari perusahaan biro jasa haji dan umrah tersebut.

Kepolisian pun menjerat ketiga tersangka yang jiga bergaya hidup glamor dengan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP soal Penggelapan dan Penipuan.

Keduanya juga dikenakan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (uri/ian/ega/asmita/DMS)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Batam Uri.co.id