Polisi Pastikan Hoax Foto dan Video Punggung Robek Korban Tawuran di Jembatan Siak IV,

oleh

BATAM.id – Polisi memastikan foto-foto dan video korban tawuran dua kelompok di Jembatan Siak IV pada Kamis (16/5/2019) malam yang beredar adalah hoax.

Salah satunya adalah foto atau rekaman video yang menayangkan seorang laki-laki yang punggungnya mengalami luka robek sangat parah. 

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menyatakan, jika sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial (Medsos), yang menyebutkan itu adalah korban tawuran di Jembatan Siak IV, pada Kamis (16/5/2019) malam, adalah tidak benar alias hoax.

Kemudian foto lainnya, yang menunjukkan ada seorang pria mengalami sejumlah luka bekas senjata tajam dikepala dan wajah, serta memakai oksigen.

“Itu juga hoax,” ucapnya.

Kabid Humas menuturkan, ada beberapa korban luka dalam peristiwa tawuran yang sudah mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Diantaranya di RS Ibnu Sina Pekanbaru ada dua orang.
BREAKING NEWS : Mencekam! Ada TAWURAN di Pekanbaru, Jembatan Siak IV Pekanbaru Ditutup, Polisi Siaga

BREAKING NEWS : Mencekam! Ada TAWURAN di Pekanbaru, Jembatan Siak IV Pekanbaru Ditutup, Polisi Siaga ( Pekanbaru/Risky Armanda)

Mereka adalah Rudi Antonio, mengalami luka sayatan benda tajam dipergelangan tangan kanan. Lalu Aditeo, mengalami luka di bagian kepala.

Ada juga korban yang berada di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

Keduanya yaitu Firmansyah serta Revi alias Eket.

Sejumlah upaya sudah diambil pihak kepolisian sejak malam tadi.

Seperti melakukan pengamanan lokasi oleh Polresta Pekanbaru, Sat Brimobda Polda Riau, dan Kodim Pekanbaru.

Kemudian melakukan penyisiran lokasi baik kedua belah pihak. Membawa korban dari kedua belah pihak ke rumah sakit.

Selanjutnya melakukan pengumpulan barang bukti dan penyelidikan, serta melakukan koordinasi dengan tokoh kedua belah pihak dan Upika Kecamatan Rumbai Pesisir.

Kronologi Tawuran

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto menyampaikan keterangan resmi dan kronologi peristiwa tawuran kelompok pemuda tersebut. 

Dia menjelaskan, diduga peristiwa ini dipicu oleh kesalahpahaman antar kedua kelompok yang akhirnya bertikai.

Kejadian bermula saat waktu hendak berbuka puasa.

“Akhirnya menimbulkan miss komunikasi, dan akhirnya terjadi keributan. Dampak dari keributan pun meluas, kelompok A membawa massa dan kelompok B juga membawa massa,” katanya saat diwawancarai usai melakukan penyisiran.

Susanto pun menyatakan, bersama sejumlah Forkopimda Kota Pekanbaru yang turun ke lokasi, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada kelompok anak muda yang terlibat tawuran untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

Sementara dari hasil penyisiran di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang bukti.

Diantaranya senjata tajam, potongan kayu, termasuk bom molotov.
KETERANGAN Resmi Kapolresta Soal Tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru Ada Rumah Terkena BOM MOLOTOV

KETERANGAN Resmi Kapolresta Soal Tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru Ada Rumah Terkena BOM MOLOTOV ( Pekanbaru/Risky Armanda)

“Renteten dari ini, setelah kita gali ada permasalahan yang menimbulkan korban, yang saat ini sedang dalam pengobatan di rumah sakit. Ada satu rumah dimotolov,” urainya.

“Percayakan penanganan (kasus) ini kepada aparat penegak hukum. Kita akan mencoba meramu, bagaimana seluruh pihak tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda bisa menjaga situasi Kota Pekanbaru aman, damai. Dalam rangka pasca Pileg, Pilpres, serta bulan suci Ramadhan,” sambung dia lagi.

Kapolresta mengonfirmasi, ada dua korban luka yang sedang ditangani di rumah sakit. Korban terkena senjata tajam.

Saat ini dipaparkan Susanto, tim Reserse dari Polresta dan Polda Riau, sedang memburu para pelakunya. Termasuk mendalami kronologis awal kejadian.

Kemudian, sejumlah orang juga diamankan.

Lantaran saat dilakukan penyisiran masih ditemukan membawa senjata tajam dan barang berbahaya lainnya.

Susanto menuturkan, dalam peristiwa ini ada 1 rumah yang menjadi sasaran lemparan bom molotov.

“Sedang didalami, sedang dilakukan olah TKP, untuk barang bukti dibawa ke Polresta,” sebutnya.

Susanto membeberkan, latar belakang rangkaian peristiwa ini, masih dalam pendalaman lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih mengumpulkan sejumlah bahan keterangan dan barang bukti, guna menjadi petunjuk dalam proses penyelidikan.

Ditanyai apakah kedua kelompok pemuda ini pernah terlibat bentrok sebelumnya, Susanto menjawab itu pun masih didalami.

Disinggung soal penutupan jembatan Siak IV, Susanto mengungkapkan nantinya akan kembali dibuka.

“Setelah selesai ini, akan kita buka arus lalu lintas di jembatan Siak IV. Ditutup sementara saja,” ucapnya.

Kapolresta mengimbau, agar masyarakat bisa menjaga momen bulan suci Ramadhan.

“Mari jaga momen Ramadhan, hari baik bulan baik, mari kita mempertebal iman dan amal ibadah kita, sama-sama menjaga diri,” pungkasnya.

 Uri.co.id  Viral Video dan Foto Punggung Robek Korban Tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru, Polisi: Itu Hoax ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!